Baru selesai nonton The Witch. Wah, nggak expect bakal sesuka ini. Awalnya aku cuma nonton karena sedang free dan ini cuma 10 episode aja. Pemain yang aku kenal juga cuma Jinyoung. Kupikir ini cuma cerita coming of age biasa. Lalu pas lihat openingnya sempat menyangka drama thriller juga. Wkwkwk. The Witch bercerita tentang Lee Dongjin (Park Jin-young), seorang data miner yang tiba-tiba melihat mantan teman sekolahnya, Park Mijung (Roh Jeong-eui) di kereta. Mijung dulu dipanggil 마녀 (Ma-nyeo) yang berarti Tukang Sihir karena setiap laki-laki yang menyukainya pasti celaka, bahkan meninggal. Akibat rumor Tukang Sihir ini Mijung diusir dari kampung dan kini mengisolasi dirinya. Dia bekerja sebagai penerjemah dan hanya keluar rumah saat jam 2.30 untuk meminimalkan kontak dengan manusia. Dongjin melihat Mijung di kereta di episode 1. Sumber tertera. Dongjin ingin membebaskan Mijung dari rumor agar dia bisa hidup selayaknya orang normal. Dia pun melakukan penelitian terkait fenomena yang...
Tulisan ini aku sampaikan pada kegiatan Apel Pagi di sekolah saat aku bertugas sebagai Pembina Apel, 28 Agustus 2023, dengan perubahan minor. Belajar merupakan aktivitas yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia, khususnya siswa. Untuk mencapai hasil yang optimal, membangun kebiasaan belajar yang efektif menjadi kunci penting. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu siswa membangun kebiasaan belajar yang lebih baik: 1. Mengenali diri sendiri. Apakah kamu tipe visual, auditori, atau kinestetik. Apakah kamu suka belajar sendiri atau dalam kelompok. Apakah kamu suka tempat yang tenang atau tempat ramai. Apakah kamu lebih suka membaca materi atau mengerjakan latihan soal, dll. Kalau kamu bisa mengenali dirimu sendiri kamu akan bisa menentukan gaya belajar yang sesuai dengan kepribadianmu. Kalau sudah sesuai, pasti kamu akan merasakan belajar itu kegiatan yang menyenangkan. 2. Mengalokasikan waktu khusus Pilih waktu yang menurut kamu paling kondusif dan ...
Biskuit Khong Guan masih menjadi suguhan wajib di rumahku saat hari Lebaran hingga kini. Masalahnya, Lebaran zaman dulu dengan sekarang sudah tidak sama lagi. Kalau dulu orang masih menyempatkan duduk untuk ngobrol sambil ngemil sementara varian jajanan terbatas. Biskuit Khong Guan satu dari sedikit jajanan itu, bahkan menjadi yang termewah karena tidak setiap hari ada. Kalau sekarang, orang hanya berkunjung sebentar karena banyak agenda yang harus mereka lakukan di tempat lain. Jenis makanan juga bervariasi sehingga sulit menganggap salah satunya istimewa. Meskipun demikian, Khong Guan tetap wajib hadir di meja suguhan karena kenangannya. Sehingga, Lebaran sudah lewat namun si biskuit lejen ini tetap bertahan. Aduh, sayang banget, kan? Nanti kalau keburu expired bagaimana? Nah, ini solusinya. Aku mengubah biskuit ini menjadi kudapan lezat. Caranya mudah dan biaya pun murah. Bahan: Beberapa keping biskuit Khong Guan 1 bungkus nutrijel rasa leci 2sdm gula pa...
Komentar
Posting Komentar